“Takdir Allah, 3 hari sebelum aku bersalin kantoi segalanya, Allah buka pintu hati aku contact anak saudara belah suami, terbongkarlah segalanya..”

Saya mohon baca confession ni dengan penuh kesabaran sebab cerita ni panjang sangat sebenarnya tapi saya ringkaskan (walau sebenarnya panjang jugak)

Saya berkahwin tahun 2014. Suami saya yatim piatu. Last year saya disahkan mengandung, masa tu saya baru kerja dekat public listed company.

Diawal kehamilan, suami selalu usap perut saya dan pesan dekat baby, “make sure papa ada, baru keluar taw”.

"Takdir Allah, 3 hari sebelum aku bersalin kantoi segalanya, Allah buka pintu hati aku contact anak saudara belah suami, terbongkarlah segalanya.."

Dipendekkan cerite, saya bleeding dan doktor nasihatkan untuk bedrest sebab takut keguguran.

Setelah berbincang dengan suami, saya berhenti kerja demi anak kami.

Baca Artikel Penuh